PENGETAHUAN LINGKUNGAN

KUIS

--------

Jum'at, 25 November 2022

Topik Permasalahan : Penyakit

Artikel : Jumlah Kasus 10 Penyakit Terbanyak di Provinsi Lampung, 2016



(Sumber : Dinas Kesehatan Provinsi Lampung)

Permasalahan pada kelompok anak usia sekolah dan remaja sangat beragam. Pada anak usia sekolah masalah kesehatan yang dihadapi adalah seputar gizi, kebersihan perorangan, dan penyakit menular seperti diare, Infeksi Saluran Napas Akut (ISPA), Tuberkulosis (TBC).

Sedangkan pada masa remaja terkait pada gizi pun, masalah-masalah kesehatan termasuk penyakit tidak menular yaitu penyakit diabetes mellitus, hipertensi, banyak disebabkan oleh perilaku hidup yang tidak sehat dan masalah perilaku berisiko seperti penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika dan Zat adiktif (NAPZA),dan seks di luar pra nikah dan kekerasan.

Investasi terhadap upaya promotif dan preventif pada anak usia sekolah dan remaja sangat berguna untuk menekan kesakitan dan meningkatkan kualitas hidup dengan mempersiapkan kelompok usia ini dalam memasuki masa pernikahan, dan kehamilan sebagai masa yang perlu mendapat perhatian khusus agar dapat menciptakan penerus generasi berkualitas.

Hal ini sejalan dengan peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2021 yang diberi tajuk “Anak Terlindungi, Indonesia Maju” serta dicanangkannya Vaksinasi anak usia 12 – 17 Tahun di 3 Provinsi (Lampung, Jawa timur dan Gorontalo). Di Provinsi Lampung sendiri, Pencanangan Vaksinasi tersebut dilaksanakan di Kabupaten Tanggamus, dengan Jumlah sasaran 523 siswa didik, di 3 Satuan Pendidikan ,yaitu, SMA 1 Kota Agung, SMPN Kelumbayan dan SMP Al Islam Cukuh Balak.


Analisa terkait permasalahan diatas:

1. Apa akar permasalahan yang terjadi?
Akar permasalahan yang terjadi adalah tingginya persentase beberapa penyakit yang menjangkit masyarakat Lampung khususnya pada remaja.

2. Siapa yang terdampak?
Adapun yang terdampak dari permasalahan ini adalah masyarakat yang terkena dan orang lain disekitarnya karena dapat tertular terutama penyakit influenza.

3. Analisa solusi yang dapat dilakukan untuk menyelesaikan masalah?
Berbagai pendekatan promotif dan preventif dalam pencegahan dan penanggulangan penyakit yang menjadi prioritas nasional. 
Tuberkulosis, pendekatan promotif dan preventif yang dilakukan antara lain :
1) Perbaikan Perumahan
2) Imunisasi BCG tepat waktu
3) Monitoring pertumbuhan dan Perkembangan 
4) Skrining pada kelompok beresiko 
5) Pendidikan dan literasi kesehatan. 
Malaria, pendekatan promotif dan preventif yang dilakukan antara lain : 
1) Pembagian kelambu berinsektisida
2) Pendidikan kesehatan dan health literacy 
3) Perbaikan perumahan dan jamban keluarga 
4) Pemanfaatan teknologi dan TOGA.
Imunisasi, pendekatan promotif dan preventif yang dilakukan antara lain : 
1) Penyadaran masyarakat dan health literacy 
2) Perwujudan vaksin halal 
3) Pelayanan yang bermutu dan terjangkau. 
Sedangkan untuk Penyakit Tidak Menular, pendekatan promotif dan preventif yang dilakukan antara lain : 
1) Penanganan Faktor Resiko (rokok, alcohol, kurang aktivitas, gula-garam, lemak, unhealthy food
2) Penyediaan fasilitas aktivitas fisik atau olahraga 
3) Skrining dan penyuluhan serta Promosi Kesehatan yang berkelanjutan.

4. Siapa saja yang harus menerapkan solusi berdasarkan analisa no.3?
Penanganan permasalahan tersebut akan lancar berjalan ketika pemerintah dan Dinas Kesehatan Lampung kompak dalam menangani permasalahan ini dengan membuat regulasi yang efektif lalu menerapkannya. Karena solusi tersebut merupakan kebijakan yang tepat dilakukan oleh pemerintah dan Dinas Kesehatan Lampung.

Referensi :
https







Komentar